Simulasi Manasik Haji SDIT Muhammadiyah Sinar Fajar Tahun 2025 di Wisata Edukasi Religi Qolbu Boyolali
Haji merupakan rukun Islam yang kelima. Ibadah haji wajib bagi seluruh kaum muslimin yang memiliki kemampuan secara materi dan non materi. Hal ini membuktikan bahwa ibadah haji adalah ibadah yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental serta finansial yang mungkin tidak banyak orang yang mampu melaksanakannya. Namun, bagi kita yang beriman dan percaya bahwa apa pun yang sudah dikendaki oleh Allah Swt bisa saja terjadi dan kepada siapa saja yang Allah Swt kehendaki.
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh SDIT Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas, Klaten yaitu Simulasi Manasik Haji sebagai bentuk pengenalan ibadah haji kepada peserta didik dari sejak dini. Kegiatan tahun ini tidak dilaksanakan di lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya, melainkan dilaksanakan di Wisata Edukasi Religi Qolbu yang berada di desa Singkil, Karanggeneng, Boyolali, Jawa Tengah pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025.


Simulasi manasik haji kali ini mengambil tema “Langkah Kecil Menuju Tanah Suci”. Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas 3 dan 4 dengan jumlah santri 224 santri dan 28 pembimbing dari ustadz ustadzah SDIT Muhammadiyah Sinar Fajar.
Santri melakukan simulasi manasik haji dimulai dengan kegiatan foto bersama kelompok dan pembimbing masing-masing di depan miniatur Ka’bah, lalu dimulai dengan pembukaan dan briefing dari panitia. Kemudian dilanjutkan, kegiatan simulasi manasik haji dengan tawaf, salat dibelakang makam ibrahim, sa’i, wukuf di Arafah dan dilanjutkan kegiatan lainnya sesuai dengan urutan hingga selesai. Kegiatan simulasi manasik haji ditutup dengan Kuiz (individu dan kelompok) dan pembagian doorprize oleh Bapak kepala sekolah SDIT Muhammadiyah Sinar Fajar.
Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan mudah dan lancer tanpa ada hambatan dan kendala apa pun.



KOMENTAR
Berkomentarlah dengan baik dan sopan. Agar admin menampilkan komentar Anda




